Jenis-jenis Negosiasi
Jenis-jenis Negosiasi
Dalam negosiasi, ada beberapa strategi yang dapat digunakan untuk mencapai kesepakatan. Berikut adalah beberapa jenis negosiasi:
1. Bargaining (Menang/Kalah):
Salah satu pihak berusaha untuk memenangkan negosiasi dengan mengorbankan pihak lain. Strategi ini fokus pada kepentingan sendiri dan tidak mempertimbangkan kepentingan lawan.
Contoh Teks Negosiasi Bargaining Menang/Kalah
Situasi: Anda adalah penjual mobil bekas dan ingin menjual mobil Anda dengan harga tinggi. Pembeli ingin membeli mobil dengan harga murah.
Pembeli: "Halo, saya tertarik dengan mobil ini. Berapa harganya?"
Anda (Penjual): "Halo! Mobil ini adalah mobil yang sangat baik, dengan kondisi yang masih sangat bagus. Saya bisa menjualnya dengan harga Rp 50 juta."
Pembeli: "Wah, itu terlalu mahal. Saya hanya bisa membayar Rp 40 juta."
Anda (Penjual): "Rp 40 juta? Itu tidak mungkin. Saya bisa menurunkan harga menjadi Rp 48 juta, tapi itu sudah harga terendah."
Pembeli: "Tapi saya masih merasa itu mahal. Bisa tidak Rp 45 juta?"
Anda (Penjual): "Maaf, saya tidak bisa menurunkan harga lagi. Rp 48 juta adalah harga yang sangat baik untuk mobil ini. Jika Anda tidak ingin membelinya, saya bisa menawarkan kepada orang lain."
Pembeli: "Oke, saya setuju dengan harga Rp 48 juta."
Dalam contoh ini, Anda (penjual) berhasil memenangkan negosiasi dengan harga yang lebih tinggi, sementara pembeli harus menerima harga yang lebih tinggi dari yang mereka inginkan.
2. Lose-Lose (Kalah/Kalah)
Kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan yang memuaskan, sehingga keduanya kalah.
Contoh Teks Negosiasi Lose-Lose (Kalah/Kalah)
Situasi: Anda adalah penjual mobil bekas dan ingin menjual mobil Anda dengan harga tinggi. Pembeli ingin membeli mobil dengan harga murah.
Pembeli: "Halo, saya tertarik dengan mobil ini. Berapa harganya?"
Anda (Penjual): "Halo! Mobil ini adalah mobil yang sangat baik, dengan kondisi yang masih sangat bagus. Saya bisa menjualnya dengan harga Rp 50 juta."
Pembeli: "Wah, itu terlalu mahal. Saya hanya bisa membayar Rp 30 juta."
Anda (Penjual): "Rp 30 juta? Itu tidak mungkin. Saya tidak bisa menurunkan harga lebih dari Rp 10 juta."
Pembeli: "Saya tidak bisa membayar lebih dari Rp 30 juta. Jika Anda tidak mau, saya akan pergi."
Anda (Penjual): "Baiklah, saya tidak akan menurunkan harga. Jika Anda tidak mau, saya tidak akan menjualnya kepada Anda."
Pembeli: "Baiklah, saya pergi. (pergi)"
Dalam contoh ini, kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan, sehingga keduanya kalah. Anda (penjual) tidak menjual mobil, dan pembeli tidak mendapatkan mobil yang diinginkan.
3. Compromise (Kompromi)
Kedua belah pihak membuat kesepakatan dengan mengorbankan sebagian kepentingan masing-masing.
Contoh Teks Negosiasi Compromise (Kompromi)
Situasi: Anda adalah penjual mobil bekas dan ingin menjual mobil Anda dengan harga tinggi. Pembeli ingin membeli mobil dengan harga murah.
Pembeli: "Halo, saya tertarik dengan mobil ini. Berapa harganya?"
Anda (Penjual): "Halo! Mobil ini adalah mobil yang sangat baik, dengan kondisi yang masih sangat bagus. Saya bisa menjualnya dengan harga Rp 50 juta."
Pembeli: "Wah, itu terlalu mahal. Saya hanya bisa membayar Rp 40 juta."
Anda (Penjual): "Rp 40 juta? Itu masih terlalu rendah. Tapi saya bisa menurunkan harga menjadi Rp 45 juta, jika Anda bisa membayar tunai."
Pembeli: "Hmm, itu masih sedikit mahal. Tapi saya bisa membayar Rp 42 juta, dan saya bisa membayar tunai."
Anda (Penjual): "Baiklah, saya setuju dengan harga Rp 43 juta, dan Anda harus membayar tunai. Saya juga akan memberikan garansi 3 bulan untuk mobil ini."
Pembeli: "Baiklah, saya setuju!"
Dalam contoh ini, kedua belah pihak membuat kesepakatan dengan mengorbankan sebagian kepentingan masing-masing. Anda (penjual) menurunkan harga dari Rp 50 juta menjadi Rp 43 juta, dan pembeli membayar lebih dari Rp 40 juta. Pembeli juga harus membayar tunai, tapi mendapatkan garansi 3 bulan untuk mobil.
Namun, ada juga jenis negosiasi lain yang lebih positif:
- Win-Win (Menang/Menang)
Kedua belah pihak mencapai kesepakatan yang memuaskan dan menguntungkan.
- Win-Lose (Menang/Kalah)
Salah satu pihak memenangkan negosiasi, tapi pihak lain tidak kalah total.
.jpg)
Posting Komentar untuk "Jenis-jenis Negosiasi"